Showing posts with label Recipes. Show all posts
Showing posts with label Recipes. Show all posts

Wednesday, May 13, 2020

Resep khas Lombok Andalan Keluarga saat Lebaran

Hai hai

Nggak kerasa sebentar lagi Lebaran ya. Rasanya Ramadan tahun ini berlalu begitu cepat. Apa karena suasananya yang super berbeda dari tahun sebelumnya? Atau memang waktu kayak lagi main kucing - kucingan ma kita? 

Biasanya menyambut lebaran ada beberapa hal yang gak pernah ketinggalan yaaa, baju lebaran, mukena baru, mudik, sampai pilihan menu yang akan disajikan buat dimakan bareng keluarga saat Idul Fitri. Ahhh~ bayangin suasana lebaran aja jadi kangen lebaran di Lombok. 

Menu - menu yang biasanya ada pas lebaran di rumah saya di Lombok antara lain ini nih;
Plecing Ayam Kampung
Sayur Ares
Bihun Goreng
Capcay
Empal Daging
Sambal Goreng Ati Kentang
Lontong dan Opor
Ayam Goreng Lengkuas

Kalau di rumah Rangga yang wajib itu pasti ada Bakso daging sapi lengkap dengan mie lontong dan saudara pelengkapnya. Kalau dilihat menunya banyak banget kan ya. Hihihi. Tapi gak selalu semua yang di list di atas akan ada lho ya. Tergantung situasi dan kondisi. Dari list menu andalan rumah itu yang khas lombok ada dua, Plecing Ayam Kampung sama Sayur Ares. Kalau yang lainnya menu nasional kan yaa. 

Saya share resep menu Plecing Ayam Kampung aja ya, begini cara buatnya.

Maaf ya foto bukan milik saya, tapi dari cookpad. Maklum gak sempet foto, keasyikan makannya


Bahan:
1 ekor Ayam kampung
6 siung Bawang Putih
Cabe Rawit sesua selera pedas, saya sih biasanya setidaknya 20 bijian
2 Cabe merah besar
4 butir kemiri
1Tomat
Terasi Lombok (ini penting, soalnya terasi di Jogja beda, kurang nendang)
Minyak Kelapa
Jeruk limau
Garam jangan lupa

Cara Buat
1. Bersihkan ayamnya ya. Biasanya pesen di pasar dekat rumah itu sudah bersih plus dipotongin juga.
2. Siapin bumbu halusnya. Kalau mau simpel bisa di blender atau di food chopper. Tapi kalau mau sensasi nguleg sambel tinggal ambil ulegan ya. Semuanya di capur kecuali jeruk limau, ini nanti terakhir. 
3. Kalau dirumah saya, ayamnya gak dibakar kayak kebanyakan. Jadi ayamnya digoreng setengah matang dulu, sisihkan. Sebelum goreng bisa dikasih garam dikit ya
4. Bumbunya tadi, di masak di wajan pakai minya goreng, tambahin garam. Kalau kata ibu saya, masaknya harus sampai mereseng, biar bumbunya awet dan rasanya oke. Setelah mantap, baru deh masukin ayamnya tadi. 
5. Lanjut campur dan aduk ayam dan bumbunya sampai merata, pakai api sedang aja biar gak gosong bumbunya. Setelah dirasa cukup, kasih perasan limau, dan diaduk lagi.
6. Taraaa, sudah selesai deh. Plecing Ayam Kampung siap dimakan

Biasanya ibu beli sampai 3 ayam kampung, segini porsinya biasanya aman sampai 3 - 5 hari setelah lebaran. Karena menunya banyak, kadang nyisa, dan hari - hari selanjutnya kita manasin menu lebaran kemarin. Tapi gak sampai 5 hari dah habis sih, karena beberapa juga dihantarkan ke keluarga.

Sekian resep dari saya, semoga bener infonya ya. Hehehe. Kalau kurang mantap rasanya, bisa ditakar sesuai selera lidah.

See you~

Tuesday, May 5, 2020

Menu Buka Puasa Andalan

Halo semua,

Seneng dan excited banget kan pastinya saat - saat menuju buka puasa. Biasanya tuh jaman masih kecil, bakal pergi cari takjil sama Bapak dan bawa pulang banyak camilan, terfavorit sih lumpia bi Nurmah. Tapi sejak merantau dan sekarang tinggal di Jogja, saya jadi jarang banget beli macam - macam makanan buat buka puasa. Apalagi keadaan sekarang, better stay di rumah dan masak sendiri menu buka puasanya.

Tahun lalu, saya buka puasa hampir 90 persen itu di luar. Setelah pulang kerja, Rangga jemput saya, terus kita cus ke tempat jual sate Madura langganan, Cak Samsul. Ahhh~ kangen deh buka atau makan di luar, di pinggir jalan sambil nyantap sate kambing mix ayam plus sambal bawang yang aduhaaay. Selama puasa Ramadan yang kebetulan ini dalam masa - masa karantina akibat covid-19, saya bikin menu berbuka yang gampang. 

Ini menu andalan buka puasa saya dan Rangga.
Sayur Bening, Lauk, dan Sambal. Gak ada fotonya ya tapi, maklum habis buka langsung habis.

Vegetables
Photo by Magda Ehlers from Pexels

Biasanya sayur bening ini sayurnya bisa bayam, kacang panjang, dan juga daun katuk. Bersyukur banget di rumah ada pohon katuk banyak, kalau sayur di kulkas habis, tinggal petik, cuci, masak. Biasanya sayur - sayur tadi di dampingi Jipang atau labu biar makin mantap. Saya tu cita - cita banget punya tanah dengan rumah kecil, tapi punya kebun sayur mayur. Jadi makan tinggal petik dari halaman. Saat masa Pandemi ini, pikiran buat punya tanah dan berkebun sendiri jadi semakin mantap. Kebayang kan betapa sustainnya kita kalau bisa memproduksi bahan pangan kita sendiri. Terus untuk lauknya beragam, kadang tempe tahu goreng, ayam ungkep atau daging empal. Tapi yang paling bikin mantap memang sambal. 


Photo by Lisa Fotios from Pexels

Selain andalan, menu buka puasa ini praktis banget. Apalagi sebelumnya meal prep, potong dan cuci sayur, ungkep lauknya, dan simpan rapi di kulkas. Jadi kalau waktu mepet buat buka dan juga sahur, tinggal cemplung - cemplung deh. Sejak corona, jadi makin rajin meal prep, semoga setelahnya bisa lanjut terus. Selain hemat, jadi mengurangi sampah organik yang kita buat karena makanan di simpan dan digunakan dengan baik. Meskipun keadaan seperti sekarang, banyak juga bersyukurnya. Masih bisa puasa Ramadan, dan masih bisa makan yang cukup bersama keluarga. 

Selamat menunaikan ibadah puasa ya teman - teman

Stay safe!

Tuesday, February 19, 2019

Food

A fresh cut fruit in a bowl, topped with yoghurt and chia. 

This week was my worst food experience, not because I eat bad food or such. But, I finally realise (I know I am really slow admitting it) how food affect my body. So, Rangga is abroad doing some performance, I was all alone. When I am alone I do not feel like cooking something because I have no one to share my food with. I ended up eating a lot of processed food and snack. 

I never test or check my health to the doctor or hospital but I know something is going on every time I eat processed food. It is not only bad for my teeth but also my head. I got a really painful migraine several days ago. I laid all day in my room, doing basically nothing, just rested hoping the pain will go away. 

Then, I figure out, all the food I bought is really bad for my health. It is really hard to start a healthy eating pattern and habit. There are days where I could just cook and prepare all my foods, while also there are days where I get super lazy and decided to buy ready-to-eat food. I want to be healthier this year and getting 5kg more weigh is not an easy task. Year still long but the journey is just started. 

Anyway, I want to make a short entry today. This one is spontaneously come into my mind and I just want to write it out. 

Thank you for reading this random thoughts I have.


Cheers,
M

Tuesday, June 5, 2018

Resep Kue Lebaran Andalan Keluarga

Photo: Pexels (Josh Sorenson)


Halo semua, gimana puasanya? Sudah ada yang batal belum nih?
Semoga puasa dan ibadahnya lancar ya di bulan Ramadan ini.

Nggak kerasa lho sebentar lagi kita bakalan menyambut Idul Fitri, gimana persiapan kue - kue buat menyambut tamu kamu. Di post ini, saya bakal bagi sedikit resep kue kering yang saya dan keluarga selalu buat menjelang Idul Fitri. Setiap tahunnya ada beberapa kue yang wajib saya dan kakak - kakak saya buat contohnya ada Kastengel, Nastar, Goodtime, Kue Kacang sama beberapa menu baru yang kayaknya 5 atau 6 tahun belakangan ini juga meramaikan meja ruang tamu di rumah Ibu. Kalau favorit saya itu Goodtime sama Chocolate Stick doooong, semua berbau coklat itu emang selalu bikin hati senang gak sih. Tapi tapi, yang berbau keju juga gak kalah bikin hati meleleh kaaan.

Hari ini mau share resep Kastengel yang kami bikin menjelang lebaran. Siapa tau tahun ini kamu ada rencana mau bikin kue sendiri. Berikut resepnya ya.

Resep Castengel

Bahan:
-Margarin 500gr (Blueband cake cookies)
- Gula halus 3/4 cangkir
- Vanili secukupnya
- 6 kuning telur
- Maizena 3 sdm mujung (optional)
- Butter 5 sdm (optional)
- Susu dancow putih 1 sachet (optional)
- Keju edam parut 3 sdm mujung, sesuai selera
- Keju cheddar parut 1,5 kotak
- Tepung terigu 1 kg

Garnish:
Kuning telur untuk olesan
Keju parut

Cara membuat:
1. Mixer semua bahan kecuali tepung hingga putih mengembang.
2. Ambil adonan secukupnya campur dengan tepung sedikit demi sedikit hingga bisa dibentuk. Giling dengan rolling pin ketebalan 0.8cm, cetak dengan cetakan castengel. Lakukan sampai adonan habis.
3. Oles kuning telur dan kasih keju parut diatasnya.
4. Panaskan oven, panggang hingga warna kecoklatan.

Photo: Dokumentasi Pribadi

Yaaaas, gampang banget kaan. Semoga resepnya bermanfaat ya. Hehehe. Kue - kue ini nggak cuma bisa jadi suguhan di rumah kamu lho, bisa juga jadi bingkisan buat orang - orang terdekat. Sesuatu yang dibuat pakai hati pasti sampai juga ke hati.

Cheers,
M

Popular Posts

Featured Post

Hutan Indonesia, Mengambil bagian untuk Melestarikan

Bulan Agustus tidak hanya bulan bersejarah bagi kemerdekaan Indonesia tapi ada hari penting yang patut diingat, digaungkan, dan juga diberit...